Rabu, 03 Agustus 2011

Open Recruitmen Tutor Manajemen Keuangan

Dibuka pendaftaran Asisten Praktikum Manajemen Keuangan dengan persyaratan:
1. Nilai mata kuliah man.keuangan minimal B+
2. Sertakan CV, Pas Photo, Transkip Nilai
3. Penyerahan berkas maksimal hari jum'at tgl 5 Agustus 2011 dan ditaruh di loker Bu Riyanti
4. Pengumuman perekrutan dan tutor akan dilaksanakan pada senin tgl 8 Agustus 2011

Jumat, 29 Juli 2011

UKM, Dongkrak Nilai Akademik?

DUNIA perkuliahan tidak melulu soal duduk di kelas, membantu dosen, atau hang out di kantin untuk sekadar melepas tawa. Namun, dunia perkuliahan juga identik dengan sederet aktivitas kemahasiswaan di luar dunia akademik.
Beragam unit kegiatan mahasiswa (UKM), atau yang lebih tenar dengan nama ekstrakulikuler, bisa dianggap sebagai pendongkrak nilai akademik atau bahkan sebaliknya, membuat nilai akademik menjadi jeblok karena terlalu sibuk mengurusi ekstrakulikuler.

Dianggap sebagai mendongkrak nilai akademik mahasiswa jika UKM tersebut berhubungan dengan mata kuliah tertentu di kampus. Tentu UKM tersebut akan banyak mengadopsi ilmu-ilmu di luar pelajaran mata kuliah untuk kemudian ditularkan kepada anggota UKM.

Sebut saja Dwita Lestari, 19, seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi negeri Indonesia. Dia mengaku, pada semester tiga lalu, mendapat indeks prestasi (IP) empat lantaran kegiatan UKM yang diikuti membantu mendongkrak nilai IP-nya.

“Aku mendapat IP sempurna pada semester tiga lalu. Kebetulan UKM yang aku suka dan ikuti adalah fotografi, namanya Obscura. Selama menjadi anggota, aku dibekali ilmu yang lebih up date daripada saat kuliah,” ujar mahasiswi berparas cantik Jurusan Komunikasi ini.

Lebih lanjut, mahasiswi tingkat akhir ini menambahkan, kesenangan terhadap mata kuliah, turut pula mendongkrak nilai akademiknya. “Dari semua mata kuliah yang aku dapat, fotografilah yang paling menyedot perhatian. Pasalnya, sejak kecil aku sangat suka memotret, terutama yang berbau human interest,” ujarnya.

“Maka, pada mata kuliah fotografi publikasi yang memang difokuskan untuk memotret masalah kemanusiaan, aku mampu mendapat nilai sempurna yaitu, A,” paparnya.

Ita sapaan akrab Dwita mengaku, mendapat manfaat lain dengan mengikuti UKM. Di samping mendapat ilmu yang jauh lebih mendalam, dia juga mendapat banyak relasi baru.

“Di UKM ini, aku mendapat beragam karakter manusia yang nantinya membantu aku dalam mendewasakan sikap. Jadi, banyak sekali keuntungan yang didapat selama mengikuti UKM, terutama jika kita mampu membagi waktu antara fokus kuliah dan UKM,” ucapnya seraya tersenyum. (mg3/wida)
(Koran SI/Koran SI/rhs).www.okezone.com

Pede Kunci Mahasiswa Melangkah ke Dunia Global

Marieska Harya Virdhani
DEPOK – Sejak duduk di bangku kuliah, mahasiswa harus mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan dunia kerja. Tujuannya agar menjadi pekerja yang siap pakai, intelektual, dan kompetitif dengan para pekerja asing.

“Kepercayaan diri  (Pede) menjadi suatu modal utama untuk bersaing di dunia internasional. Ada berbagai pembekalan yang harus dimiliki mahasiswa, seperti energi dan antusiasme yang harus didukung dengan penampilan yang prima,” kata Senior Brand Manager Rexona, Satria Utama mengatakan, di hadapan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) dalam acara bertema A Step to Global Confidence, di  FE UI, Depok, Selasa (12/07/11).

Career Coach Rene Suhardono mengatakan, para pekerja Indonesia lulusan universitas, terbukti belum siap menghadapi persaingan global. Terlihat dengan tingkat penyerapan lowongan kerja di bawah sepuluh persen pada 2010.

“Mereka kurang dalam tiga hal, yakni kepercayaan diri, daya pikir beragam, dan kemampuan berkomunikasi. Padahal secara konten, masing-masing mereka sudah sangat baik. Karier itu butuh passion,” jelas Rene.

Hal yang sama juga dituturkan Psikolog, Ratih Ibrahim. Menurutnya, persaingan terbesar bagi generasi muda masa kini adalah persaingan global. “Untuk mencapai kesuksesan, diperlukan sejumlah modal, yakni kepercayaan diri, mimpi, gairah, dan sikap. Sering kali kita dengar mahasiswa juga harus melengkapi diri dengan 3B, brain, beauty, dan behavior,” tandas Ratih.